{"id":1017,"date":"2021-08-19T09:37:00","date_gmt":"2021-08-19T09:37:00","guid":{"rendered":"https:\/\/foxiz.themeruby.com\/default\/?p=1017"},"modified":"2026-02-16T11:01:57","modified_gmt":"2026-02-16T04:01:57","slug":"omg-moment-leo-west-caught-on-camera-doing-the-unexpected","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/portal.soundboedoeters.com\/index.php\/2021\/08\/19\/omg-moment-leo-west-caught-on-camera-doing-the-unexpected\/","title":{"rendered":"Ini Perbedaan Dharibah dan Pajak Dalam Islam"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-drop-cap\">Dalam syariat Islam, pajak disebut dengan <em>dharibah<\/em>. Kata <em>dharibah<\/em> berasal dari akar kata <em>dharaba-yadhribu-dharban<\/em>. Ada banyak arti dari akar kata itu, di antaranya adalah mewajibkan, menetapkan, menentukan, memukul, menerangkan, dan membebankan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut pakar fikih, Gazy Inayah, kata <em>dharibah<\/em> dalam syariat Islam berarti beban. Diartikan demikian, katanya, karena <em>dharibah<\/em> atau pajak merupakan kewajiban lain yang harus dikeluarkan seorang Muslim selain zakat. Namun, syariat Islam telah menetapkan bahwa <em>dharibah<\/em> hanya dapat digunakan untuk kemaslahatan umat Muslim. Tidak boleh dimanfaatkan untuk kepentingan yang melibatkan orang non-Muslim.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-drop-cap\">Syariat Islam juga mengenal pembayaran yang mirip dengan <em>dharibah<\/em>, yaitu <em>jizyah<\/em> dan <em>kharraj<\/em>. Perbedaan ketiganya terletak pada objek yang dikenakan beban. <em>Dharibah<\/em> adalah pajak yang dikenakan atas <em>al-mal<\/em> atau harta benda<\/p>\n\n\n\n<!--more-->\n\n\n\n<p>Sedangkan <em>jizyah<\/em> adalah pembayaran yang dibebankan kepada orang non-Muslim untuk menjamin keselamatan jiwa yang bersangkutan. Adapun <em>kharraj<\/em> merupakan kewajiban pembayaran atas tanah atau hasil bumi.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, apa definisi <em>dharibah<\/em> menurut syariat Islam? Abdul Qadim Zallum, seperti dikutip Gusfahmi dalam Pajak Menurut Syariah, mendefinisikan <em>dharibah<\/em> sebagai harta yang diwajibkan Allah <em>Subhanahu wa Ta\u2019ala<\/em> kepada kaum Muslim untuk membiayai berbagai kebutuhan dan pos-pos pengeluaran yang memang diwajibkan atas mereka, ketika kondisi baitul mal tidak ada uang atau harta.<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan definisi itu, Gusfahmi menyimpulkan ada lima unsur dalam <em>dharibah<\/em>. Pertama, <em>dharibah<\/em> itu diwajibkan oleh Allah <em>Subhanahu wa Ta\u2019ala<\/em> kepada umat Islam. Kedua, objeknya adalah harta benda. Ketiga, pelakunya terbatas orang-orang Muslim yang kaya. Keempat, tujuannya untuk membiayai keperluan umat Muslim saja. Dan kelima, diberlakukan dalam kondisi darurat.<\/p>\n\n\n\n<p>Definisi Zallum itu juga menarik perhatian Gusfahmi untuk mengupasnya lebih dalam. Katanya, berdasarkan penjelasan Zallum itu, <em>dharibah<\/em> bersifat kondisional. Seorang penguasa baru boleh menarik <em>dharibah<\/em> ketika baitul mal mengalami kekosongan uang. Dan setelah uang di baitul mal sudah banyak maka <em>dharibah<\/em> kembali tidak diberlakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Di samping itu, <em>dharibah<\/em> hanya diberlakukan bagi umat Muslim dan digunakan untuk kepentingan umat Muslim, sebagai wujud jihad mereka untuk mencegah datangnya bahaya yang lebih besar jika baitul mal kosong.<\/p>\n\n\n\n<p>Atas dasar itulah, konsep <em>dharibah<\/em> punya perbedaan dengan konsep pajak modern. Jika <em>dharibah<\/em> bersifat kondisional, pajak berlaku secara berkelanjutan. Di samping itu, <em>dharibah<\/em> hanya dipungut dari orang-orang Islam yang kaya sedangkan pajak diambil dari siapa saja tanpa membedakan agama.<\/p>\n\n\n\n<p>Perbedaan lainnya, <em>dharibah<\/em> hanya dimanfaatkan untuk kemaslahatan umat Islam, tetapi pajak digunakan untuk kepentingan umum. Dan, <em>dharibah<\/em> hanya dipungut untuk memenuhi target yang telah ditentukan, dan setelah itu <em>dharibah<\/em> dihapuskan. Sedangkan, pajak tidak mungkin dihapuskan.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Sumber : <a href=\"http:\/\/www.republika.co.id\/kanal\/internasional\/selarung-waktu\">Islam Digest<\/a><\/em><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Dalam syariat Islam, pajak disebut dengan dharibah. Kata dharibah berasal dari akar kata dharaba-yadhribu-dharban. Ada banyak arti dari akar kata itu, di antaranya adalah mewajibkan, menetapkan, menentukan, memukul, menerangkan, dan membebankan. Menurut pakar fikih, Gazy Inayah, kata dharibah dalam syariat Islam berarti beban. Diartikan demikian, katanya, karena dharibah atau pajak merupakan kewajiban lain yang harus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":3227,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[42],"tags":[55,56],"class_list":{"0":"post-1017","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-dunia-islam","8":"tag-viral","9":"tag-viralvibes"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/portal.soundboedoeters.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1017","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/portal.soundboedoeters.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/portal.soundboedoeters.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portal.soundboedoeters.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portal.soundboedoeters.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1017"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/portal.soundboedoeters.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1017\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3229,"href":"https:\/\/portal.soundboedoeters.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1017\/revisions\/3229"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/portal.soundboedoeters.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3227"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/portal.soundboedoeters.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1017"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/portal.soundboedoeters.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1017"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/portal.soundboedoeters.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1017"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}